CIPTAKAN UKHUWAH, PROGRAM BEASISWA 1000 DA’I BAMUIS BNI UIKA ADAKAN PEMBINAAN

Bogor—Ukhuwah Sebagai Wadah Produksi Dakwah Solutif di Era Modern menjadi tema dalam acara pembinaan mahasiswa Penerima Program Beasiswa 1000 Da’I BAMUIS BNI di Universitas Ibn Khaldun (UIKA). Acara tersebut dilaksanakan pada Senin-Selasa, 7-8 Februari 2022 di Pamijahan, Bogor dalam rangka membina para penerima program untuk dapat meningkatkan kualitasnya sebagai mahasiswa yang berfokus pada bidang dakwah.

“Terlaksananya kegiatan ini, kita ingin saling mengenal antar teman-teman dan membentuk ukhuwatul islamiyah. Mahasiswa yang cermat akan menghasilkan ide yang kreatif dan cemerlang, bersama-sama mencari solusi dari permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tentunya akan lebih kuat kita bersama, pun sebagai da`i muda yang hidup di zaman modern seperti ini. Mengemas dakwah adalah tugas kita saat ini,” ujar Roki Syadad, penerima program beasiswa sebagai ketua panitia.

Bentuk ukhuwah atau persaudaraan yang diciptakan para mahasiswa da`i BAMUIS BNI UIKA dibentuk dalam kegiatan tukar pikiran dan diskusi mengenai capaian akademik di kampus dan merencanakan ide-ide dakwah untuk program kolaborasi antar mahasiswa da’i yang tergabung dalam Intelligence Da’wah Community (IDC) serta evaluasi dari PIC beasiswa untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang.

“Sebagai bentuk rasa syukur maka harus kita buat program-program nyata bersama BAMUIS BNI dalam mengisi kegiatan bermanfaat disamping kuliah. Harapannya teman-teman beasiswa juga dapat meningkatkan kemampuannya dan menjadi contoh teladan untuk mahasiswa lain,” ucap Yono selaku PIC program 1000 da`i UIKA yang menjabat sebagai Wakil Dekan Bagian Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Dakwah.

Kegiatan pembinaan yang dilaksanakan selama dua hari ini dihadiri oleh 15 orang penerima program beasiswa, PIC program beasiswa BAMUIS UIKA, Dekan Fakultas Agama Islam UIKA dan pihak BAMUIS BNI selaku penyedia beasiswa Program 1000 da`i. Kesempatan ini merupakan pertemuan perdana antara BAMUIS BNI dan UIKA sehingga para mahasiswa diberikan penjelasan mengenai BAMUIS BNI dari sejarah hingga bagaimana program-program didalamnya.

Tidak hanya itu, Ahmad Afandi selaku PIC Intelligence Da’wah Community (IDC) turut menyampaikan bagaimana para mahasiswa dapat menyalurkan ide, bakat dan kemampuannya dalam berdakwah. IDC menjadi tempat para mahasiswa da`i dari perguruan tinggi untuk bersinergi membuat suatu inovasi kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan bisa dirasakan oleh masyarakat umum.

“Sayang jika teman-teman mahasiswa hanya berkuliah saja. Kita adakan suatu organisasi yaitu Intelligence Da’wah Community (IDC) sebagai wadah para penerima beasiswa program 1000 da`i BAMUIS BNI diberbagai kampus untuk lebih bersinergi dalam menyalurkan idenya,” tutur Ahmad Afandi sebagai PIC IDC dalam pembinaan mahasiswa da`i UIKA.

Bantuan pendidikan BAMUIS BNI menjadi lebih nyata dengan pemberdayaan beasiswa. Mahasiswa penerima beasiswa yang tergabung dalam IDC saling bersinergi memanfaatkan kesempatan baik ini untuk dapat memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Indonesia, seperti mengadakan kajian, webinar dan diskusi tukar pikiran. Artikel by. Ghaitsa Ranawigena_Penerima Program 1.000 Dai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top
Open chat
1
Anda butuh bantuan?
Assalamu'alaikum wr wb, Kami Yayasan BAMUIS BNI mempunyai beberapa program penyaluran yang tersedia, antara lain:
- Program Pendidikan
- Program Kesehatan
- Program Pemberdayaan Ekonomi Dhuafa (BMUK)
- Program Santunan Kemanusiaan
- Program 1000 TPA
- dsb

Mohon untuk dapat diinformasikan kepada kami, apa yang bisa kami bantu?