Kamis, 10 September 2020

 

BAMUIS BNI – Program 1.000 Da’i merupakan salah satu program unggulan di samping program yang telah ada sebelumnya yaitu program 1.000 TPA. Program Da’i ini merupakan program untuk tujuan terbentuknya kader-kader Da’i dengan tujuan terbentuknya Da’i yang berkualitas. Karena Dakwah merupakan salah satu pilar pokok bagi terpeliharanya eksistensi Islam di muka bumi. Al-Qur’an sendiri bahkan menganjurkan adanya komunitas sosial dalam berdakwah, dimana setiap komunitas muslim hendaknya memiliki sekelompok orang yang secara spesifik berprofesi sebagai para ahli dakwah (Da’i) untuk menyampaikan dakwah Islam dan menjalankan fungsi amar ma’ruf (perintah kebaikan) dan nahi mungkar (mencegah kejahatan dan keburukan).

 

Dengan Program 1.000 Da’i diharapkan para da’i baik yang berada di kalangan pesantren ataupun dikalangan masyarakat umum akan lebih baik dalam menyebarluaskan ajaran islam serta mengajak untuk berbuat kebaikan dan mencegah segala kemungkaran. Sebanyak 32 da’i yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mendapatkan bantuan biaya pendidikan pelatihan da’i dari BAMUIS BNI yang bekerjasama dengan Pos Da’i Hidayatullah siap untuk ditugaskan ke berbagai penjuru dan plosok negeri. Hal itu disampaikan pada acara wisuda dan penugasan Sekolah Da’i Hidayatullah Ciomas, Bogor pada hari ahad sore tangal 10 mei 2020.

 

 

Dalam acara wisuda dan pelepasan yang dilakukan melalui virtual tersebut, Sudirman selaku Direktur Eksekutif BAMUIS BNI menyampaikan kepada seluruh da’i agar senantiasa peduli terhadap berbagai persoalan keagamaan baik dari persoalan akidah, fiqih, dan lain sebagainya sebagai bentuk syi’ar dalam mengembangkan ajaran agama islam.

 

Lanjutnya, Sudirman mengatakan bahwa sesampainya para da’i di tempat tujuan di mana dia ditugaskan, agar melakukan pengajaran pembelajaran alqur’an untuk kalangan masayarakat setempat serta menginformasikan terkait pentingnya peran da’i untuk memajukan dakwah dalam membangun kesadaran ekonomi umat, karena berdakwah dengan ekonomi akan sangat efektif.”ungkapnya.

 

Peserta wisuda yang telah menjalani masa karantina pendidikan selama 1 tahun ini ditugaskan mengemban dakwah ke berbagai kawasan yang membutuhkan yaitu ke Sumatra 4 orang, pulau Jawa 2 orang, Kalimantan 5 orang, Sulawesi 11 orang, Papua 7 orang, NTT 4 orang dan ke Provinsi NTB 1 orang utusan dai. Artikel By. Lukman NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *