LEXIS VRISCO ARAFLY, “ANAK ILANG” YANG TETAP BERJUANG DEMI MASA DEPANNYA

 

“Kami sering disebut anak ilang. Tapi saya yakin, selama terus berjuang dan berdoa, Allah akan hadirkan jalan.” –Lexis Vrisco Arafly.

Lexis Vrisco Arafly, seorang mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta jurusan Teknik Elektro, Program Studi Instrumentasi dan Kontrol Industri, adalah salah satu penerima Beasiswa Unggulan PT Siap Berprofesi. Di usia 21 tahun, ia membawa kisah yang sarat makna: tentang perjuangan, pengorbanan, dan harapan.

 

Terlahir sebagai anak keempat dari lima bersaudara dalam keluarga yang penuh keterbatasan, masa kecil Lexis tidak dipenuhi mainan atau camilan seperti anak-anak lain. Hidup bersama abang tertua yang bekerja sebagai OB (Office Boy) di sebuah sekolah di Tangerang Selatan, Lexis tumbuh dalam kondisi yang mengharuskannya dewasa lebih cepat. Sejak orang tuanya berpisah ketika ia lulus SD, tidak satu pun dari anak-anak mereka tinggal bersama ayah atau ibu. Mereka menumpang hidup di rumah kerabat dan menjalani jalan masing-masing.

 

 

Kehidupan di rumah tidak memberikan banyak kenyamanan. Ibu yang harus bekerja keras sendirian, sementara ayah tenggelam dalam urusan pribadinya. Lexis kecil bahkan harus mengumpulkan barang rongsokan—botol plastik dan besi tua—untuk bisa membeli jajanan. Tapi ia tak pernah mengeluh. “Anehnya, kami tetap bahagia,” kenangnya.

Cahaya mulai muncul dari arah yang tak disangka. Pamannya, meski hidup pas-pasan, menjadi tumpuan harapan Lexis dan saudara-saudaranya. Atas saran seorang teman, sang paman membawa mereka ke panti asuhan yang bekerja sama dengan sekolah SMP. Di sana, untuk pertama kalinya, Lexis bisa mengecap pendidikan secara gratis.

Tinggal di asrama bukan hal mudah, namun justru di situlah ia belajar arti kemandirian, tanggung jawab, dan penerimaan terhadap hidup. Hingga kini, paman tetap menjadi satu-satunya sosok yang bertanggung jawab atas pendidikan Lexis, meski dengan segala keterbatasannya. Melihat kelelahan sang paman, Lexis terdorong untuk mencari cara meringankan beban itu—dengan bekerja sebagai pembina Pramuka di sela waktu kuliah dan aktif mencari beasiswa.

Usaha tak mengkhianati hasil. Doa dan ikhtiar Lexis mempertemukannya dengan program Beasiswa Unggulan dari UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI—sebuah titik balik yang tak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga memberikan semangat baru dan dorongan moral untuk terus maju.

“Beasiswa ini bukan hanya soal materi, tapi tentang harapan, tentang semangat, bahwa kami—anak-anak dari keluarga sederhana—pun berhak bermimpi besar.”

 

BAMUIS BNI meyakini bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya. Melalui Program Beasiswa Unggulan PT Siap Berprofesi, kami ingin terus menjadi jembatan bagi anak-anak bangsa seperti Lexis untuk mengejar pendidikan, meraih masa depan, dan menyalakan kembali cahaya harapan yang sempat redup.

 

Bagikan Berita ini :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top
Open chat
1
Anda butuh bantuan?
Assalamu'alaikum wr wb, Kami Yayasan BAMUIS BNI mempunyai beberapa program penyaluran yang tersedia, antara lain:
- Program Pendidikan
- Program Kesehatan
- Program Pemberdayaan Ekonomi Dhuafa (BMUK)
- Program Santunan Kemanusiaan
- Program 1000 TPA
- dsb

Mohon untuk dapat diinformasikan kepada kami, apa yang bisa kami bantu?