Kamis, 28 November 2019

 

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK — Program dakwah berkelanjutan Laznas BMH di suku terasing, tepatnya mualaf Badui, Banten, terus berlangsung hingga kini.

 

Program yang berlokasi di Kampung Ciater, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten itu telah menyelesaikan pembangunan rumah sebanyak 40 unit. Masih menyisakan 80 unit lagi, seperti ditargetkan sebelumnya dapat dibangun 120 unit rumah untuk mualaf Badui.

 

Program pembangunan rumah mualaf Badui yang dilaksanakan oleh BMH mendapatkan dukungan Bamuis BNI.

 

 

“Kami dari Bamuis BNI pada kesempatan ini, Jumat (29/11) menyerahkan pembangunan untuk dua unit rumah untuk mualaf Badui. Semoga kebutuhan untuk membangun rumah lainnya dapat segera diwujudkan,” terang Pemimpin Bidang Penyaluran Bamuis BNI, Sapto Budiman dalam rilis yang diteirma Republika.co.id.

 

Manajer Marketing BMH Perwakilan Banten, Roni Hayani menyambut gembira dukungan Bamuis BNI. “Alhamdulillah, apa yang diserahkan Bamuis BNI ini menjadi penguat dan semangat mualaf Badui untuk segera memiliki rumah. Dan, tentu saja ini juga memberikan daya semangat tinggi pada dua dai muda BMH di sini, dalam membina mualaf Badui,” ujarnya.

 

Pada waktu bersamaan, BMH juga terus melangsungkan pembangunan masjid untuk mualaf Badui. “Harapan kami, ke depan pembinaan bisa semakin tersentralisasi dan tentu saja lebih baik,” kata Roni Hayani.