Pondok Pesantren Al-Mashduqiyah Cibalok akan mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis budi daya ikan nila. Program ini merupakan hasil dari penyaluran dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS BNI dan BAMUIS BNI sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren.
Bapak Ajang Humaedi, S.Pd.I., selaku pengajar dan bendahara yayasan mengungkapkan bahwa program ini diawali dengan rencana pembangunan tiga bioflok. Namun, berkat efisiensi anggaran yang dilakukan, jumlah bioflok yang dapat dibangun meningkat menjadi enam unit. Bioflok ini akan digunakan secara khusus untuk budi daya ikan nila, yang dipilih karena kemudahan dalam perawatannya dan potensi ekonominya yang menjanjikan.
“Pada awalnya, kami menghadapi beberapa tantangan, terutama dari segi keuangan. Namun, pesantren bertekad untuk terus belajar dan mengembangkan usaha ini agar bisa bermanfaat secara maksimal,” ujar Bapak Ajang.
Keberadaan bioflok ini diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi pesantren dan masyarakat sekitar. Selain memperindah lingkungan pesantren, program ini juga berpotensi menjadi sumber pemasukan bagi kas pesantren melalui perputaran jual beli ikan nila. Keuntungan yang diperoleh nantinya akan dialokasikan untuk berbagai lembaga di bawah naungan Yayasan Al-Mashduqiyah. Selain itu, program ini juga membekali para santri dengan keterampilan budi daya ikan, pemasaran, serta aspek manajemen usaha.
Tidak hanya itu, keberadaan budi daya ikan nila ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya pasokan ikan nila yang mudah diakses, masyarakat bisa mendapatkan sumber protein berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Lebih jauh lagi, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar yang tertarik dalam bidang budi daya ikan.
Dalam kesempatan wawancara, Bapak Ajang juga menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh UPZ BAZNAS BNI dan BAMUIS BNI.
“Harapan ke depannya, yang pertama kita tahadduts bin ni’am dulu, ya. Man lam yasykurin naas lam yasykurillah, barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah Ta’ala. Oleh sebab itu, kami selaku penerima manfaat dari para muzakki yang dikelola oleh UPZ BAZNAS BNI dan BAMUIS BNI, berharap apa yang telah diberikan dapat bermanfaat. Kami juga berusaha menjalankan program ini sebaik-baiknya dan mengembangkannya lebih baik lagi. Ke depannya, semoga kerja sama ini semakin baik dan kami sebagai penerima dapat amanah dalam menjalankan bisnis ini secara berkelanjutan,” tuturnya.
Program budi daya ikan nila ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi santri dan masyarakat sekitar.
Latest Blog
-
UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI DORONG PEMBERDAYAAN DHUAFA MELALUI PELATIHAN KOMPUTER DI LOMBOK TENGAH31 Mar 2026
-
PROGRAM PT SIAP BERPROFESI UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI RINGANKAN LANGKAH MAHASISWA ITB RAIH CITA-CITA17 Mar 2026
-
DUKUNGAN UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI ANTARKAN KHILYATUN NAFISAH TUNTASKAN HAFALAN 30 JUZ DI USIA 17 TAHUN03 Mar 2026
-
UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI SALURKAN BANTUAN HONOR GURU TPA DI TPA AN-NUR HUSNA BABELAN26 Feb 2026