Jakarta — UPZ BAZNAS BNI bersama BAMUIS BNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pesantren. Salah satu penerima manfaat program ini adalah Yayasan Al-Hanan Ulu Danau, yang mendapatkan dukungan untuk pengembangan unit usaha santri berupa kantin pesantren.
Ibu Putri, sebagai bendahara sekaligus Penanggung Jawab (PJ) Unit Usaha Santri Yayasan Al-Hanan Ulu Danau, menjelaskan bahwa keterbatasan keuangan menjadi tantangan utama dalam pengelolaan unit usaha pesantren. Selama ini, usaha yang berjalan belum optimal sehingga yayasan mengajukan bantuan untuk mengembangkan unit usaha yang sudah ada.
“Fokus kami saat pengajuan adalah pengembangan unit usaha yang telah berjalan, karena kondisi keuangan yayasan masih terbatas,” ujar Ibu Putri.
Unit usaha kantin pesantren sebelumnya hanya melayani kebutuhan santri dengan menyediakan jajanan seperti bakso, minuman, alat tulis, dan kebutuhan harian sederhana. Melalui bantuan program ini, yayasan berencana memperluas jenis usaha dengan menambah kebutuhan sembako, serta membuka akses kantin bagi masyarakat sekitar.
Ke depan, kantin pesantren diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemenuhan kebutuhan santri, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi lingkungan sekitar pondok pesantren.
Dalam operasionalnya, pengelolaan unit usaha melibatkan santri sebagai bagian dari pembelajaran kemandirian dan kewirausahaan. Namun, untuk menjaga keberlangsungan usaha, yayasan tetap mempekerjakan karyawan yang bertugas secara khusus.
“Santri ikut terlibat dalam proses, tetapi karena jadwal belajar yang padat, kami tetap menugaskan karyawan untuk menjaga operasional kantin,” jelasnya.
Saat ini, Yayasan Al-Hanan Ulu Danau menaungi 35 santri tingkat SMP hingga SMA, terdiri dari 15 santri putri dan 20 santri putra, yang tinggal di asrama terpisah. Dengan aktivitas santri yang padat sepanjang hari, keberadaan kantin di lingkungan pesantren dinilai sangat penting.
Selain mendukung kemandirian ekonomi pesantren, kantin juga memberikan rasa aman bagi wali santri karena anak-anak dapat memenuhi kebutuhannya tanpa harus keluar dari area pondok.
Ibu Putri menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan melalui program ini. Menurutnya, bantuan dari UPZ BAZNAS BNI dan BAMUIS BNI menjadi langkah awal untuk memperkuat pengelolaan unit usaha yang lebih tertata dan berkelanjutan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. InsyaAllah amanah ini akan kami jalankan sebaik mungkin agar manfaatnya dapat dirasakan oleh yayasan, santri, dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pesantren, UPZ BAZNAS BNI dan BAMUIS BNI berharap dapat terus mendukung pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi, memperkuat peran santri sebagai generasi produktif, serta menghadirkan manfaat jangka panjang bagi umat.
Latest Blog
-
UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI DUKUNG PENGEMBANGAN UNIT USAHA SANTRI DI YAYASAN AL-HANAN ULU DANAU06 Jan 2026
-
UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI BERSAMA SERIKAT PEKERJA BNI SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR DI SUMUT, ACEH, DAN SUMBAR15 Des 2025
-
UPZ BAZNAS BNI & BAMUIS BNI SALURKAN BANTUAN MODAL UNTUK PEDAGANG DI STADION BIMA03 Des 2025
-
TAK HANYA MENJADI SEORANG PELAJAR, DINI DAN TRANSFORMASINYA UNTUK TERUS BERPRESTASI27 Nov 2025