Jum’at, 9 November 2018

 

BAMUIS BNI – Gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter pada tanggal 28 September 2018 di Kota Palu dan Donggala yang meratakan begbagai bangunan dan menghancurkan se isi kota tersebut. Akibat dari gempa tersebut menimbulkan datangnya tsunami. Selain itu, muncul fenomena lain yaitu likuifaksi. Di mana Likuifaksi berlangsung pada tanah berpasir yang mudah terendam air, seperti tanah di Kota Palu yang dekat dengan laut. Ribuan korban jiwa akibat adanya bencana alam tersebut termasuk keluarga besar BNI.

 

 

 

Sedikitnya 1 (satu) orang pensiunan pegawai BNI dan 1 (satu) orang istri dari pensiunan pegawai BNI menjadi korban gempa di daerah Balaroa. Serta 2 (dua) orang karyawan BNI yang menjadi korban tsunami di pesisir laut Palu.

 

Pada Jumat, 09 November 2018 Direktur Eksekutif BAMUIS BNI, Bpk Drs. H. Sudirman, MBA didampingi oleh Bpk Drs. H. Sapto Budiman, MM dan dari Persatuan Pensiunan Pusat BNI diwakili oleh Bpk Salmijas Salam, SH mengunjungi pegawai maupun pensiunan pegawai BNI beserta keluarganya di Palu. Alhamdulillah, rumah dinas pimpinan BNI cabang Palu selamat dari bencana sehingga dijadikan salah satu posko pengungsian untuk para korban maupun para relawan. Namun ada beberapa rumah pensiunan pegawai BNI yang mengalami rusak ringan hingga rusak parah.

 

 

Pada kunjungan tersebut, selain meninjau lokasi bencana juga disampaikan donasi yang telah dihimpun dari Keluarga Besar BNI maupun dari masyarakat umum. Donasi berupa uang tunai sebesar Rp 39.000.000,- (Tigapuluh Sembilan Juta Rupiah) disalurkan kepada para pensiunan pegawai BNI. Sedangkan donasi uang tunai sebesar Rp 50.000.000,- (Limapuluh Juta Rupiah) telah disalurkan kepada masyarakat umum langsung sesaat setelah bencana terjadi.

 

Semoga dengan donasi tersebut, dapat membantu meringankan beban para korban bencana gempa dan tsunami. Dan semoga bencana serupa tidak terjadi lagi.  Aamiin. Artikel by. Lukman NH