BAMUIS BNI dan UPZ BAZNAS BNI melakukan Kunjungan dan silaturahim ke Pondok Pesantren Bina Ummat Bogor dalam rangka memonitoring dan evaluasi terhadap program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.

 

Bachfuandy Y.B selaku relationship manajer penyaluran II, Lukman Nur Hakim sebagai analis penyaluran II dan Ahmad Afandi sebagai analis Perencanaan dan pengembangan komunikasi mewakili BAMUIS BNI dan UPZ BAZNAS BNI untuk memantau sekaligus berdiskusi mengenai kewirausahaan pesantren.

 

Pada kunjuangan tersebut lansung disambut hangat oleh pendamping program kewirausahaan pesantren saat ini yaitu K.H. Asep Nasrudin (Pimpinan Pesantren), Sdr. Rayhand el-Jinanan, Ustdh. Ooy Kohariah, mahasiswa dari IPB, dan beberapa petani yang memiliki keahlian di bidang peternakan dan pertanian.

 

 

Tujuan tersebut untuk memantau juga berdiskusi terkait sistem dan manajemen program kewirausahaan yang dijalankan oleh Pesantren Bina Ummat Bogor, juga ingin mengetahui perkembangan selama program berjalan, setelah itu mengevaluasi secara berkala terkait pemberdayaan ekonomi pesantren serta memberikan pendampingan dan koordinasi lebih lanjut terkait beberapa langkah strategis dan inovasi yang akan dilakukan pihak pesantren untuk meminimalisir risiko.

 

Program pemberdayaan ekonomi  mempunyai dampak yang sangat positif pada pesantren dan lingkungannya. Salah satunya menjadikan santri yang berjiwa kewirausahaan, menambah keuangan pesantren, selain itu bermanfaat bagi masyakat umum dan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari pada masyarakat sekitar.

 

Kunjungan dilakukan pada hari Rabu, 06 Oktober 2021 di Pondok Pesantren Bina Ummat Bogor tepatnya Kampung Sinagar RT. 02 RW. 07 Ds. Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

 

Selama program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren sudah memiliki banyak peningkatan salah satunya penambahan  kolam ikan dengan jumlah total ikan sudah mencapai puluhan ribu ekor dan  lahan pertanian pesantren sudah memiliki beberapa tempat. Dalam proses kewirausahaan tersebut langsung dikelola oleh santri dan beberapa guru pesantren serta di bantu oleh masyarakat umum setempat.

 

Hasil dari pertanian dan peternakan dipasarkan langsung pada masyarakat umum, alumni pesantren, pasar Anyar di Bogor Kota dan pasar Ciampea, koperasi kasyarakat di Kampung Cihideung, warung makan di sekitar kawasan pesantren, para wali santri Pesantren Bina Ummat dan tempat lainnya.

 

 

Selama program ini berjalan terdapat beberapa langkah strategis dan inovasi yang dilakukan pesantren Bina Ummat Bogor untuk menambahkan laba atau keuntungan hasil penjualan usaha. Salah satunya, mengembangkan beberapa sektor usaha pesantren dari hasil keuntungan peternakan ikan dan pertanian, melakukan kerjasama dengan kampus Institut pertanian Bogor (IPB) dalam rangka mengembangkan usaha pertanian dengan sistem mina padi, mengembangkan beberapa sektor usaha pesantren dari hasil keuntungan peternakan ikan dan pertanian membuat wisata kuliner halal yang memanfaat dari hasil kewirausahaan pesantren.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *